Minggu, 22 Februari 2015

Contoh laporan pengamatan


LAPORAN PENGAMATAN TENTANG KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KECEMATAN TALLUNGLIPU


Disusun Oleh
NAMA : 

ISMI MARTGITA KASSA’
VEBYOLA SUGIARTO
ABRAHAM SANDA
EDI SALURANTE
DJORDIE VICAR MAREWA (X IPS 5)
FRIAN TA’DUNG (X IPS 5)
FRISKA PABURRU’ (X IPS 5)
JENDRI MASSOLO (X IPS 5)

KELAS : X IPS 2

======================================================================


DAFTAR ISI

BAB 1 :

LATAR BELAKANG MASALAH

RUMUSAN MASALAH

TUJUAN PENULISAN

MANFAAT PENULISAN

BAB 2 :

LANDASAN TEORI

BAB 3:

HASIL PENGAMATAN

PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN

BAB 4:

KESIMPULAN
SARAN

                                                           BAB I
                                                  PENDAHULUAN          
A. Latar Belakang Masalah
Di zaman yang maju ini dengan perkembangan zaman yang sangat pesat   
 banyak masyarakat  yang sudah tidak peduli lagi dengan lingkungan,khususnya di daerah kecematan tallunglipu. Masyarakat  di daerah kecematan Tallunglipu sudah tidak terlalu peduli lagi dengan lingkungan,bukti bahwa masyrakat di daerah tersebut sudah tidak terlalu peduli lagi dengan lingkungan adalah banyaknya sampah yang bertebaran di berbagai tempat khususnya di sungai. Sungai-sungai yang ad di daerah kecematan Tallunglipu bisa dikatakan sudah menjadi lautan sampah.
    Kejadian ini tentunya menjadi perhatian untuk semua kalangan tidak terkecuali para pelajar,dengan kejadian ini kami tertarik untuk mengamati tentang kebersihan lingkungan di daerah kecematan Tallunglipu.

B. Rumusan Masalah

1.     Apa yang menyebabkan banyaknya sampah yang bertebaran di sembarang
        tempat?
2.     Apa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal demikian?

C.  Tujuan Penulisan

1.     Untuk mengetahui penyebab banyaknya sampah yang bertebaran di   
        lingkungan masyarakat
2.     Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi sampah
        di lingkunga masyarakat.

D.Manfaat Penulisan

1.     Sebagai hasil dari tugas yang diberikan oleh guru Bahasa Indonesia.
2.     Sebagai alat untuk menyadarkan pembaca akan pentingnya lingkungan yang  
        bersih.














BAB II. 

                                                LANDASAN TEORI

    Menurut situs http:laila , Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Yang dimaksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman.
      Di dalam ilmu keagamaan juga diajarkan mengenai kebersihan lingkungan mencangkup kebersihan makan, kebersihan minum, kebersihan rumah, kebersihan sumber air, pekarangan dan jalan. Ini semua sesuai dengan ajaran agama yaitu kebersihan adalah bagian dari pada iman.
      Kebersihan akan lebih menjamin kesehatan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan, kebersihan adalah usaha manusia agar lingkungan tetep sehat terawat secara kontinyu.
      Bila sudah terbiasa menjaga kebersihan maka jika melihat tempat yang tidak bersih perlu segera kita bersihkan agar hilang dari pandangan mata. Semakin banyak kotoran yang dibiarkan menumpuk semakin tidak baik untuk dilihat yang lebih bahaya lagi akan mendatangkan berbagai penyakit atau wabah di sekitarnya.
       Dalam hubungan ini umat beragama dan masyarakat sekitar mutlak diperlukan dalam menciptakan lingkungan masyarakat bersih dan sehat. Kondisi bersih sangat mendukung kenyamanan dan menerik, sebaliknya tempat yang kotor menjadikan kondisi suram dan menjengkelkan.



                                                                                          




·       












BAB III. 
 HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

A.  Hasil Pengamatan

    Pada bab ini dilaporkan hasil pengamatan yang telah dilaksanakan pada tanggal 11 November di Kecematan Tallunglipu dengan sasaran masyarakat di lingkungan Kecematan Tallunglipu. Dari pengamatan ini diperole  hasil sebagai berikut:
Dari pengamatan yang kami lakukan di kecematan Tallunglipu kami mendapat informasi bahwa sampah-sampah yang bertebaran di lingkungan masyarakat  di sebabkan oleh adanya sampah-sampah yang berasal dari para penjual yang menjual di pinggir jalan serta tidak adanya perhatian masyarakat sekitar tetang pentingnya kebersihan ligkungan masyarakat dan juga kurangnya tempat sampah. Selain dari itu tempat yang sudah kotor dan memang sudah banyak sampahnya membuat orang yakin bahwa membuang sampah sembarangan diperbolehkan ditempat itu. Jadi warga sekitar tanpa ragu untuk membuang sampahnya. Kami juga dapat melihat bahwa  perilaku membuang sampah sembarangan ini  tidak lepas dari pengaruh lingkungan sekitar. Saat ini, dalam menangapi masalah pembuangan sampah sembarangan sudah menjadi pola perilaku di masyarakat yang “biasa” atau legal karena semua orang melakukannya. Secara tidak sadar maka perilaku membuang sampah sembarangan akan menjadi suatu bentukan perilaku yang terinternalisasi di dalam pikiran bahwa membuang sampah sembarangan bukanlah hal yang salah. Adapu hal yang perlu dilakukan untuk menangani hal ini adalah memperbanyak tempat sampah di berbagai tempat dan menyadari akan pentingnya suatu lingkungan yang bersih.
   
 






















BAB IV. 

KESIMPULAN DAN SARAN
A.  SIMPULAN

    Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan maka  kami dapat menyimpulkan bahwa sampah-sampah yang bertebaran di lingkungan masyarakat kecematan Tallunglipu di sebabkan oleh adanya kebiasaan masyrakat  untuk membuang sampah sembarangan dan selain itu juga disebabkan oleh kurangnya tempat sampah.

B.   SARAN

    Bagi yang sempat membaca laporan kami,kami selaku penulis mengajak anda untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan suasana yang indah. Saran kami, jagalah kebersihan,jangan membuang sampah sembarangan karena kebersihan itu penting dengan adanya kebersihan maka hidup sehat pun tercapai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar